#21HariMenulis #PitikAngkrem
Bukan melihat tulisan siapa yang berbobot, melainkan untuk
melatih kami menulis apa saja. Itulah tujuan adanya proyek Pitik Angkrem selama 21 hari. Hal yang awalnya terlihat sulit, tapi
dengan adanya proses, latihan terus menerus, tanpa henti dan berkelanjutan
semuanya terasa ringan begitu saja. Mengapa demikian?
Ketika pikiran sudah berisi dengan ide, maka menulis akan
mengalir begitu saja. Menulis butuh kenyataan, bukan sekadar omong kosong dan
ala kadarnya. Tentu saja hal ini memakan waktu lama, bukan sekali jadi.
Banyak orang yang menulis selama satu sampai tiga jam
sehari, tetapi banyak juga yang lebih dari berjam-jam atau mungkin berhari-hari.
Banyak penulis yang berhasil, tapi tak sedikit yang gagal.
Namun, yang seharusnya kita contoh bukan kegagalan dalam menulisnya,
melainkan sebuah proses. Proses menulis yang berkelanjutan, tanpa henti dan
tanpa putus asa. Semangat yang membara terus terjaga untuk tetap menulis. Ada
proses yang melatar belakangi kemampuan dan kebisaan menulis. Nah, proses
tersebutlah yang harus kita lewati agar menjadi penulis handal. Latihan,
konsisten dan ajeg. Dan ingatlah “Kunci
menulis adalah menulis, bukan berpikir.”
Komentar
Posting Komentar