Trilogi Film Glass, Split, Unbreaktable

Sebuah film trilogi karangan oleh M. Night Syamalan mengisahkan tentang bagaimana seseorang dapat membuncahkan seluruh amarah akibat dibully dan direndahkan. setelah kesuskesan The Sixsense.
Awal mula tahun 2000, film trilogi pertama berjudul Unbrekable yang diperankan oleh Bruce Willis (David) sebagai the beast (monster) dalam film tersebut. Dikisahkan   David, petugas keamanan yang selamat dari sebuah kecelakaan kereta fatal dan memiliki masalah keluarga. Dimana belakangan dilacak oleh seorang pria bernama Elijah Price, yang mengklaim bahwa dia diberkati dengan kemampuan kekuatan super. Mengambil latar dunia yang sama, tahun 2016 trilogi kedua berjudul Split diperankan oleh James McAvoy. Dalam film ke-dua ini dikisahkan sebagai 24 kepribadian yang berbeda dalam 1 tubuh yang tiap-tiap kejadian dapat berubah sewaktu-waktu. Ada 4 wanita yg ditahan untuk memberi makan the Beast dan tersisa 1 wanita yg selamat. Film maha dahsyat yang dapat membuat penonton tegang disetiap menitnya mengakibatkan banyak yang mengakui ini adalah kisah yang lebih horror dibanding film horror. Peran Cookey Casey didalamnya sebagai satu-satunya wanita yang selamat dalam penculikan tersebut. Dalam akhir filmnya dikisahkan bahwa tokoh Bruce Willis (tokoh Unbrektable) sedang mendengarkan pengunjung cafe tentang pembunuhan yang dilakukan McAvoy yang meningatkannya pada seseorang dengan julukan Glass. Hingga akhirnya film ketiga muncul dengan judul Glass. Film Glass dikisahkan hampir mirip dengan Unbrektable yg membawa unsur superhero didalamnya. Tokoh Samuel L. Jackson. Di awal film Glass, penonton akan mengetahui bahwa 16 tahun setelah Unbrekeable, Dunn telah menjadi anti-hero yang dikenal sebagai The Overseer, sosok yang melindungi warga Philadelphia dengan bantuan anak laki-lakinya, Joseph (Spencer Treat Clark) yang kini sudah beranjak dewasa. Menjadi benang merah diantara 3 film ini, akhirnya 3 tokoh tersebut masuk ke dalam pusat rehabilitasi. Hingga salahsatu cara untuk menyembuhkannya dengan cara merusak psikologis mereka.
Inti yg ingin diceritakan dari trilogi tersebut yakni kita sesama manusia memiliki psikologis nya masing masing sesuai dengan faktor lingkungan dan keseharian masing masing. Untuk itu hendaknya saling menghormati agar tidak merusak mental seseorang.
Film yg sedang tayang mulai 18 Januari 2019 dapat disaksikan melalui bioskop terdekat. selamat menikmati !

Komentar

Postingan Populer